Polisi Jangan Dipandang Sempit oleh Lemkapi.

Polisi Jangan Dipandang Sempit oleh Lemkapi

Masih Banyak Polisi Baik, Lemkapi Harap Megawati Jangan Berpikiran Sempit

Polisi selalu menjadi topik perbincangan di masyarakat Indonesia. Beberapa kecurangan dan kejahatan yang melibatkan aparat keamanan membuat persepsi masyarakat terhadap polisi menjadi buruk. Namun demikian, masih banyak polisi baik yang bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (Lemkapi) meminta agar Presiden Megawati Soekarnoputri tidak berpikiran sempit terhadap kinerja polisi yang ada.

Polisi Baik Banyak, Tapi Terkesan Tertutup

Meskipun ada banyak polisi baik, tapi terkadang kesan yang didapat masyarakat adalah tertutup. Hal tersebut terutama terjadi karena kurangnya transparansi dari kepolisian dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Selain itu, masih ada oknum yang melakukan kejahatan dan kecurangan, sehingga hal tersebut membuat citra kepolisian tercoreng. Untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap kepolisian, maka dibutuhkan sikap terbuka dan transparan dari pihak kepolisian.

Polisi Profesional Harus Diapresiasi

Polisi profesional harus diapresiasi dan diberikan penghargaan atas kinerjanya. Ada banyak contoh polisi yang bekerja dengan baik, seperti polisi yang membantu masyarakat di saat bencana atau membantu mengembalikan barang yang hilang. Namun sayangnya, tindakan positif polisi tersebut tidak banyak diberitakan oleh media. Hal tersebut membuat masyarakat tidak mengetahui hal-hal positif dari polisi dan hanya fokus pada berita negatif yang melibatkan kepolisian.

Pola Pikir Negatif Dihindari

Banyak kalangan menilai bahwa polisi korup, tukang suap, dan diskriminatif. Namun, semakin kita memancarkan energi negatif, maka semakin besar pula negatif yang masuk ke dalam diri kita. Oleh karena itu, kita harus mampu menghilangkan pola pikir negatif dan fokus terhadap polisi yang baik dan profesional. Pola pikir negatif sangat mempengaruhi sikap dan mental seseorang terhadap kepolisian.

Transparansi Sangat Penting

Transparansi dari kepolisian sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat. Informasi tentang kinerja polisi dan kebijakan yang diambil harus disampaikan secara terbuka dan transparan. Masyarakat berhak mengetahui informasi tersebut karena dana yang digunakan untuk kepolisian berasal dari pajak yang dibayar oleh masyarakat.

Lembaga Saksi dan Korban (Lemkapi) Minta Presiden Megawati Tidak Berpikiran Sempit

Lembaga Saksi dan Korban (Lemkapi) meminta Presiden Megawati Soekarnoputri untuk tidak berpikiran sempit terhadap kinerja polisi yang ada. Hal ini demi terwujudnya reformasi di kepolisian dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian bagi masyarakat. Penguatan reformasi di kepolisian harus diprioritaskan agar kinerja polisi semakin baik dan profesional, serta kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin kuat.

Masih Ada Harapan untuk Kepolisian Indonesia

Meski banyaknya kasus kejahatan yang melibatkan kepolisian, serta adanya beberapa oknum yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan aturan, masih ada harapan untuk kepolisian Indonesia. Banyak polisi baik dan profesional yang memberikan pelayanan terbaik mereka kepada masyarakat. Oleh karena itu, sikap positif masyarakat dalam menilai kinerja kepolisian sangat diperlukan untuk membangun kepercayaan antara kepolisian dan masyarakat.

Peran Media dalam Membangun Citra Positif Kepolisian

Media memiliki peran penting dalam membentuk citra kepolisian di masyarakat. Banyak berita mengenai kecurangan dan kejahatan yang dilakukan oleh oknum polisi yang diberitakan oleh media, namun kebaikan yang dilakukan tidak diangkat. Hal ini membuat masyarakat memiliki persepsi yang buruk tentang kepolisian. Oleh karena itu, media harus memberikan informasi yang seimbang dan tidak hanya memuat berita negatif terkait kepolisian.

Masyarakat Dihimbau untuk Melaporkan Kejahatan yang Dilakukan Oleh Polisi

Jika masyarakat mengetahui bahwa ada polisi yang melakukan kejahatan atau tindakan tidak sesuai dengan aturan, mereka bisa melaporkan kegiatan tersebut ke bagian internal kepolisian maupun ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Dengan melaporkan kegiatan tersebut, maka akan membantu pihak kepolisian untuk menjalankan tindakan atau sanksi bagi oknum polisi yang melakukan kejahatan tersebut.

Kepolisian Harus Menerima Masukan dan Kritik dari Masyarakat

Setiap aparat keamanan, termasuk kepolisian, harus menerima masukan dan kritik dari masyarakat. Kritik yang membangun dapat membuat kepolisian semakin baik dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, sikap terbuka dan transparan dari pihak kepolisian sangat diperlukan agar masukan dan kritik dari masyarakat dapat tersampaikan dengan baik.

Kesimpulan

Polisi baik dan profesional masih banyak di Indonesia. Kekurangan ada pada sisi tindakan korupsi atau tindak pidana yang dilakukan oleh oknum kepolisian, namun bukan pada lembaga kepolisian secara keseluruhan. Apresiasi terhadap kinerja polisi yang baik harus diberikan oleh masyarakat, begitu pula dengan sanksi terhadap oknum kepolisian yang bersalah. Reformasi di kepolisian harus terus dilakukan agar kinerja kepolisian semakin baik dan masyarakat semakin percaya kepada institusi kepolisian.

Original Post By Dmarket

Exit mobile version