Berita  

Menko PMK: Aturan Jemaah Lansia Tanpa Pendamping Dihargai.

Menko PMK Aturan Jemaah Lansia Tanpa Pendamping Dihargai

Menurut laporan terbaru, Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengapresiasi aturan yang mengizinkan jemaah lansia untuk beribadah di Masjid tanpa pendamping. Menurutnya, aturan ini merupakan bentuk kebijakan yang sangat tepat mengingat masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan yang sangat religius. Sehingga, memudahkan mereka untuk beribadah akan membantu meningkatkan otentisitas kebersamaan.

Ini adalah sebuah langkah positif dari pemerintah Indonesia untuk memudahkan para jemaah lansia dalam beribadah tanpa harus bergantung pada pendamping. Sebab, terkadang pendamping tidak selalu tersedia terutama dalam situasi darurat seperti pandemi saat ini. Dalam situasi seperti itu, jemaah lansia juga harus memahami bahwa mereka memerlukan perawatan khusus untuk menjaga kesehatan mereka.

Sebagai wujud apresiasi, Menko PMK Muhadjir Effendy berharap ada upaya lebih lanjut dari pemerintah untuk mempertahankan kebijakan ini dalam jangka panjang meskipun pandemi sudah berakhir. Kebijakan ini juga harus diimbangi dengan upaya perlindungan kesehatan bagi para jemaah lansia yang beribadah di Masjid.

Pemerintah juga harus memastikan bahwa seluruh Masjid yang ada harus siap menampung para jemaah lansia dengan baik dan memastikan seluruh fasilitas yang dibutuhkan seperti WC, air minum, dan tempat istirahat tersedia dengan cukup baik. Hal ini penting untuk memastikan kenyamanan para jemaah lansia saat beribadah.

Seluruh masyarakat, baik lansia ataupun masyarakat pada umumnya membutuhkan dukungan dan kepercayaan diri dalam menghadapi situasi sulit. Oleh karena itu, langkah-langkah yang sudah diambil oleh pemerintah ini menjadi sangat penting untuk memberikan jaminan keamanan dan perlindungan kepada masyarakat Indonesia.

Dalam upaya mengoptimalkan kebijakan ini, pemerintah juga harus memastikan bahwa para jemaah lansia mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, pemerintah juga harus mengkampanyekan pentingnya menjaga kebersihan dan menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, cuci tangan, dan pakai masker untuk memutus penyebaran virus.

Keberhasilan kebijakan ini tidak hanya bergantung pada pemerintah tetapi juga pada masyarakat. Kita semua harus saling bekerja sama dan berkontribusi dalam upaya menjaga kesehatan dan keamanan di Masjid. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa Masjid tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk beribadah.

Dalam rangka memudahkan para jemaah lansia dalam beribadah dan memastikan kenyamanan mereka, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan aturan yang mengizinkan jemaah lansia untuk beribadah di Masjid tanpa pendamping. Ini adalah sebuah langkah yang positif dan sangat perlu diapresiasi. Namun, kita semua memiliki tanggungjawab untuk bekerja sama dan memastikan keberhasilan dari kebijakan ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan menjaga kebersihan. Semoga kebijakan ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Indonesia terutama para jemaah lansia.

Original Post By Dmarket