Berita  

Dua Pria Meninggal di Saluran Parit di Depan Kejari, Diduga Dihantam oleh Pengemudi Avanza

Dua Pria Meninggal di Saluran Parit di Depan Kejari Diduga

DUA PRIA TEWAS DI PARIT DI DEPAN KEJARI, DIDUGA DITABRAK PENGEMUDI AVANZA

Pada hari Kamis yang penuh duka, dua pria ditemukan tewas di dalam parit di depan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Kejadian tragis ini diduga akibat ditabrak oleh pengemudi mobil Avanza yang tak mengindahkan keselamatan para pejalan kaki. Kedua korban tewas, identitasnya masih belum diketahui, ditemukan dengan luka parah di berbagai bagian tubuh mereka.

Kronologi kejadian ini bermula saat korban pertama sedang berjalan kaki di trotoar depan Kejari. Tiba-tiba, mobil Avanza melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak dapat dikendalikan oleh pengemudinya. Mobil itu meluncur melewati jalan dan terlanjur menabrak korban pertama, menghempaskan tubuhnya ke dalam parit di sisi jalan.

Sementara itu, korban kedua berada tepat di sisi parit. Akibat dari tabrakan itu, tubuh korban kedua terjatuh dan tergelincir ke dalam parit yang sangat dalam. Kedua korban ditemukan tak bernyawa oleh sejumlah warga yang segera melaporkan kejadian ini kepada petugas kepolisian setempat.

Menurut saksi mata, pengemudi Avanza yang diduga bertanggung jawab atas kecelakaan ini terlihat panik dan berusaha kabur dari tempat kejadian. Namun, beberapa warga yang melihat insiden ini segera mengejar pengemudi tersebut dan berhasil menangkapnya beberapa ratus meter dari lokasi kejadian.

Kepolisian setempat yang segera merespons laporan tersebut segera datang ke tempat kejadian. Mereka mengamankan pengemudi Avanza beserta kendaraannya sebagai barang bukti. Saat ini, pengemudi tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif sebenarnya di balik perbuatannya.

Kejadian ini mengundang perhatian masyarakat sekitar, terutama para pejalan kaki yang merasa khawatir akan keselamatan mereka saat berada di jalan raya. Beberapa warga mengeluhkan kebijakan pengendara kendaraan bermotor yang tak mengindahkan hak pejalan kaki. Mereka berharap pihak kepolisian dapat memberikan sanksi yang tegas kepada pengemudi yang melanggar aturan lalu lintas.

Sebagian besar korban tabrak lari di Indonesia tidak kunjung mendapatkan keadilan. Selain itu, warga juga mengusulkan langkah-langkah lebih tegas untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya, seperti meningkatkan pengawasan lalu lintas dan memberlakukan sanksi yang lebih berat bagi para pelanggar.

Dalam konteks ini, Kepala Kepolisian Daerah setempat menegaskan bahwa mereka akan menangani kasus ini dengan serius. Mereka menyatakan komitmen untuk memberikan keadilan bagi kedua korban dan juga masyarakat umum yang khawatir akan keselamatan mereka di jalan raya.

Saat ini, mayat kedua korban telah dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk dilakukan autopsi dan menunggu proses identifikasi. Keluarga korban juga telah diminta untuk segera menghubungi pihak berwajib guna mempermudah proses identifikasi dan penyelesaian kasus ini.

Kasus tabrak lari seperti ini seharusnya tidak terjadi. Kita harus saling menghormati dan mengutamakan keselamatan setiap orang di jalan raya. Bagi para pengendara, mari kita selalu ingat untuk mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan menghindari perilaku yang berpotensi membahayakan orang lain.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar dapat lebih memperhatikan keamanan dan keselamatan di jalan raya. Dalam berlalu lintas, marilah kita selalu mengutamakan keselamatan dan kehidupan setiap individu, sehingga tragedi seperti ini tidak terulang di masa depan.

Original Post By Dmarket