Meskipun Diledek Sebagai Planga-plongo, Jokowi Mampu Menaklukkan Dunia.

H1: Jokowi Bisa Taklukkan Dunia Meskipun Disebut Planga-plongo

Indonesia memiliki seorang presiden yang selalu menjadi sorotan, yaitu Joko Widodo atau biasa disebut Jokowi. Namun, di antara berbagai pujian dan kritik yang diarahkan kepadanya, seringkali ada yang menyebutnya sebagai “planga-plongo”. Tapi apakah benar Jokowi hanya sebatas itu? Di artikel ini, mari kita jelajahi potensi dan prestasi presiden Indonesia yang dijuluki “planga-plongo” ini.

1. Latar Belakang Jokowi

Jokowi dilahirkan pada tanggal 21 Juni 1961, di Surakarta, Jawa Tengah. Sebelum terjun ke dunia politik, ia adalah pengusaha mebel dan juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, dan akhirnya terpilih sebagai Presiden Indonesia pada tahun 2014 dan 2019.

2. Potensi Jokowi

Sejak menjabat sebagai presiden, Jokowi memfokuskan diri pada pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi di Indonesia. Hal ini terlihat dari berbagai pembangunan besar-besaran yang dilakukannya, seperti pembangunan jalan tol trans-Sumatra, bandara baru di Bali, dan program rumah murah untuk masyarakat.

Selain itu, Jokowi juga menunjukkan komitmennya pada pengembangan teknologi dengan meluncurkan program pembangunan desa digital. Program ini bertujuan untuk membangun desa-desa tertinggal di Indonesia dengan teknologi modern seperti koneksi internet, agar mereka dapat meraih potensi yang lebih besar dalam hal perekonomian.

3. Prestasi Jokowi

Prestasi Jokowi sebagai seorang presiden pun tidak dapat dipandang sebelah mata. Dalam G20 Osaka Summit tahun 2019 lalu, Jokowi berhasil menjadi satu-satunya pemimpin negara berkembang yang diundang dalam pertemuan kelompok 20 negara adidaya.

Prestasi lain yang diraihnya adalah pengakuan dunia bahwa Indonesia menjadi negara yang sukses melaksanakan pemilihan presiden, yakni pada pemilu 2019 lalu. Pemilihan yang berjalan damai dan sukses ini memperlihatkan Indonesia sebagai negara yang demokratis dan dapat diandalkan dalam melaksanakan aktraksi besar.

4. Literasi Digital

Selain prestasi politik, Jokowi juga menjadi ikon dalam mempromosikan literasi digital di Indonesia. Ia berkali-kali menekankan pentingnya penggunaan teknologi digital, khususnya dalam era revolusi industri 4.0. Pendorong program pemerintah ini untuk mengadopsi transformasi digital mencakup banyak hal seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan infrastruktur teknologi.

5. Percepatan Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi mengeluarkan berbagai kebijakan untuk percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Salah satunya yaitu gerakan 100 hari kerja. Gerakan ini bertujuan untuk mempercepat proses pemerintahan dan penyelesaian berbagai kebijakan yang tertunda.

Selain itu, Jokowi juga mengeluarkan kebijakan pelonggaran investasi dan adopsi sistem perizinan secara daring (online) untuk meningkatkan investasi asing di Indonesia. Kebijakan ini membuka peluang lebih besar untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

6. Pembangunan Infrastruktur

Salah satu alasan kenapa Jokowi dibenci oleh kelompok tertentu adalah karena fokusnya dalam membantu kemajuan Indonesia melalui pembangunan infrastruktur. Berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, rel kereta api, dan irigasi telah berhasil dipercepat oleh pemerintahannya.

7. Kritik Kepada Jokowi

Namun, tak bisa dipungkiri bahwa Jokowi juga seringkali mendapat kritik atas kepemimpinannya. Kritik tersebut antara lain, lambatnya pemberantasan korupsi, perekrutan menteri yang dinilai tidak tepat, pengabaian pada hak asasi manusia, serta ketidaksanggupan memenuhi janji kampanye.

8. Kesimpulan

Secara keseluruhan, asumsi bahwa Jokowi hanya sebatas “planga-plongo” adalah tidak adil dan tidak akurat. Khususnya jika melihat berbagai prestasi dan pembangunan besar-besaran yang telah dilakukan oleh pemerintah Jokowi. Meskipun tidak semua rencana dan kebijakan menjadi sukses atau berjalan sesuai harapan, kita harus mengakui bahwa Jokowi telah membawa perubahan positif bagi Indonesia.

Sebagai pemimpin, Jokowi dapat dianggap sebagai sosok yang berani, gigih dan berkomitmen atas visi dan cita-citanya. Tentu saja, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, dan masih banyak masalah yang harus diatasi dalam pembangunan Indonesia.

Namun, satu hal yang pasti, Jokowi tidak bisa dianggap sebelah mata. Potensi dan prestasinya sebagai seorang pemimpin tetap patut diakui dan dijadikan teladan untuk memajukan Indonesia di masa depan.

Original Post By Dmarket