Berita  

Perpres Hak Penerbit Harus Memastikan Penghadiran Berita Berkualitas di Platform Digital

Perpres Hak Penerbit Harus Memastikan Penghadiran Berita Berkualitas di Platform

Perpres Publisher Rights Harus Mampu Sajikan Berita Berkualitas di Platform Digital

Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Hak Penerbitan Berita di Platform Digital atau yang dikenal dengan Perpres Publisher Rights merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk memberikan perlindungan hak-hak penerbitan berita di platform digital. Peraturan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas berita yang disajikan oleh media online dan memberikan kepastian hukum bagi para penerbit berita.

Dalam Perpres Publisher Rights, diatur bahwa setiap penerbit berita yang menyajikan berita di platform digital harus mampu menyajikan berita berkualitas yang memenuhi standar jurnalistik dan etika kejournalistikan. Penerbit berita juga diwajibkan untuk memperhatikan faktor kebenaran, objektivitas, dan akurasi dalam setiap berita yang disajikan.

Kebijakan ini menjadi penting mengingat maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks di platform digital, yang dapat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap suatu isu. Oleh karena itu, para penerbit berita harus bertanggung jawab dalam menyajikan berita yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penegakan Perpres Publisher Rights juga berkontribusi dalam memberikan kepastian hukum bagi para penerbit berita, mengingat masih banyaknya sengketa yang terjadi terkait hak cipta dan kekayaan intelektual di dunia online. Dengan adanya peraturan ini, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya sengketa yang merugikan para penerbit berita.

Namun, dalam beberapa media online, implementasi Perpres Publisher Rights masih mengalami kendala. Salah satunya adalah sulitnya menentukan batas antara kebebasan pers dan kewajiban mempertanggungjawabkan berita yang disajikan. Hal tersebut dapat menjadi bahan perdebatan dalam penerapan Perpres Publisher Rights ke depannya.

Selain itu, masih banyak penerbit berita yang belum mampu menyajikan berita yang berkualitas di platform digital. Mereka hanya mengandalkan informasi dari sumber yang tidak jelas dan tidak memperhatikan faktor kebenaran dan akurasi berita. Hal ini dapat merugikan pembaca yang mengandalkan informasi dari media online.

Oleh karena itu, diperlukan upaya dalam meningkatkan kualitas berita yang disajikan oleh media online. Salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan pada para jurnalis untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman mengenai etika kejournalistikan dan standar jurnalistik yang baik.

Selain itu, penerbit berita juga dapat bekerja sama dengan lembaga pengawasan media untuk memonitor kualitas berita yang disajikan. Hal tersebut dapat membantu dalam meminimalisir penyebaran berita bohong atau hoaks yang merugikan pembaca.

Kendati begitu, Perpres Publisher Rights diharapkan dapat memberikan efek positif dalam meningkatkan kualitas berita di platform digital. Selain itu, hal tersebut dapat memberikan perlindungan bagi hak-hak penerbit berita dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap media online.

Dalam menulis berita di platform digital, para penerbit berita harus memperhatikan faktor kualitas dan keakuratan informasi. Mereka harus mampu menyajikan berita yang dapat dipercaya dan benar-benar bermanfaat bagi pembaca. Hal tersebut dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan publik kepada media online.

Penutup

Perpres Publisher Rights telah memberikan perlindungan bagi hak penerbitan berita di platform digital dan meningkatkan kualitas berita yang disajikan. Namun, masih dibutuhkan upaya dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran para penerbit berita untuk menyajikan berita yang berkualitas dan memenuhi standar jurnalistik yang baik. Hal tersebut dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada media online.

Original Post By Dmarket