Zelensky Tidak Akan Menang dari Rusia, Baik Dengan atau Tanpa Bantuan dari Washington

Zelensky Tidak Akan Menang dari Rusia Baik Dengan atau Tanpa

*Dengan atau tanpa Bantuan Washington, Zelensky Tidak akan Menang dari Rusia*

Dalam hubungan internasional, pertarungan dan penyelesaian masalah seringkali dilakukan dengan cara negosiasi. Namun, di antara dua negara yang memiliki perbedaan dan ketegangan, saat negosiasi gagal, maka keadaan dapat menjadi sangat sulit dan membutuhkan bantuan dari negara lain. Kondisi yang terjadi antara Ukraina dan Rusia adalah salah satu contohnya. Ukraina saat ini sedang berjuang melawan kekuatan militer Rusia dan banyak yang meragukan pada apakah Ukraina dapat menang dalam konflik ini dengan atau tanpa bantuan dari Amerika Serikat.

1. Konflik Ukraina dan Rusia
Peristiwa memicu konflik dimulai sejak terjadinya protes Maidan pada 2014 yang menyebabkan tergulingnya Presiden Yanukovych. Setelah kejadian tersebut, Rusia mengambil tindakan di Krim dan memulai operasi militer di Donetsk dan Luhansk. Ukraina yang saat itu dilanda kekacauan politik dan keuangan tidak dapat bertahan sendiri menghadapi kekuatan militer Rusia dan membutuhkan bantuan internasional.

2. Hubungan Ukraina dan Amerika Serikat
Dalam situasi tersebut, Ukraina kemudian mencoba menghubungi Amerika Serikat untuk mendapatkan bantuan. Amerika Serikat kemudian memberikan bantuan militer dan diplomatik yang cukup besar untuk Ukraina. Mereka memberikan bantuan dalam bentuk senjata, peluru dan uang serta menyediakan tempat pelatihan bagi tentara Ukraina di Amerika Serikat.

3. Permintaan bantuan Ukraina
Pada tahun 2021, situasi Ukraina masih sama, bahkan semakin buruk. Militer Rusia masih menduduki Ukraina bagian timur dan perseteruan di wilayah tersebut terus terjadi. Ukraina mendesak Amerika Serikat untuk memberikan lebih banyak bantuan dan terlibat lebih aktif dalam konflik tersebut.

4. Bantuan AS untuk Ukraina
Pada bulan April 2021, Ukraina mendapatkan bantuan dari Amerika Serikat dalam bentuk senjata dan perlengkapan militer. Senjata yang didapat oleh Ukraina tersebut adalah senapan runduk, rudal anti-tank, dan senjata lainnya. Dengan bantuan ini, Ukraina akan lebih siap menghadapi kekuatan militer Rusia.

5. Ketergantungan Ukraina pada AS
Meski mendapatkan bantuan dari Amerika Serikat, beberapa orang di Ukraina mencemaskan bahwa terlalu bergantung pada bantuan AS akan membuat Ukraina menjadi kurang mandiri dan kehilangan kedaulatan. Selain itu, terlalu bergantung pada bantuan AS juga dapat memberikan dampak buruk pada hubungan Ukraina dengan negara lain, seperti Rusia dan Eropa.

6. Hubungan Ukraina dan Rusia kembali memanas
Pada Agustus 2021, situasi kembali memanas antara Ukraina dan Rusia. Rusia memasukkan banyak pasukan ke perbatasan Ukraina. Ukraina memperkuat pertahanannya dan meminta bantuan dari negara-negara Eropa.

7. Reaksi Eropa terhadap konflik Ukraina
Di Eropa, tentu saja, banyak perdebatan mengenai bantuan yang akan diberikan pada Ukraina. Beberapa negara sudah menjanjikan bantuan untuk Ukraina, tetapi banyak lagi yang masih meragukan. Selain itu, ada pula negara-negara yang khawatir mengirimi bantuan yang terlalu kuat akan menimbulkan konflik yang lebih besar lagi.

8. Upaya perdamaian
Meski konflik antara Ukraina dan Rusia masih berlangsung, upaya perdamaian tetap dilakukan oleh negara-negara internasional terkait. Diplomat terkenal dari Eropa dan Amerika Serikat terus melakukan negosiasi dengan Rusia untuk mencari jalan keluar yang damai demi kesejahteraan kedua negara.

9. Kesimpulan
Dalam pertarungan Ukraina melawan Rusia, bantuan dari Amerika Serikat sangat penting untuk memberikan kekuatan pada Ukraina. Dengan bantuan senjata, uang, dan pelatihan, Ukraina dapat lebih siap menghadapi Rusia. Namun, terlalu bergantung pada bantuan AS juga mengandung risiko, seperti kehilangan kedaulatan dan keretakan hubungan dengan negara lain. Oleh karena itu, penting untuk tetap mencari jalan keluar yang damai melalui upaya diplomasi yang terus dilakukan.

Original Post By Dmarket