Erick Thohir’s Efforts to Clean Up State-Owned Enterprises Dismissed as a Political Maneuver to Boost His Vice Presidential Candidacy

Erick Thohirs Efforts to Clean Up State Owned Enterprises Dismissed as

H1: Tak Benahi BUMN, Erick Thohir Dianggap Hanya Cari Simpati Mau Jadi Cawapres

BUMN atau Badan Usaha Milik Negara sangat penting perannya dalam perekonomian Indonesia. Mengelola BUMN harus dilakukan dengan baik agar memberikan dampak yang positif bagi pertumbuhan ekonomi negara. Tetapi sayangnya, pada beberapa tahun terakhir, performa BUMN Indonesia masih jauh dari harapan. Erick Thohir, selaku Menteri BUMN yang baru, dianggap hanya bermain sentimentil dengan tak benahi BUMN, dan hanya mencari simpati agar dia dipilih sebagai calon wakil presiden.

1. Keadaan BUMN Indonesia yang Kacau
2. Menteri BUMN Baru: Erick Thohir
3. Tak Benahi BUMN: Apa Alasannya?
4. Masalah Keuangan BUMN
5. Kepemimpinan yang Buruk di BUMN
6. Indikasi di Balik Tak Benahi BUMN Erick Thohir
7. Goyang Posisi Menteri dalam Pemilihan 2019
8. Pemerintah Butuh Kepemimpinan yang Kuat di BUMN
9. Contoh Bangsa Lain yang Sukses Mengelola BUMN
10. Harapan Untuk Masa Depan BUMN Indonesia

1. Keadaan BUMN Indonesia yang Kacau
BUMN merupakan perusahaan milik negara yang beroperasi dalam industri strategis yang sangat penting untuk kepentingan nasional. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, dunia usaha BUMN Indonesia menunjukkan performa yang buruk. Banyaknya kasus korupsi, ketergantungan pada pemerintah, dan manajemen perusahaan yang buruk menjadi masalah yang menghambat BUMN dalam memberikan kontribusi untuk perekonomian Indonesia.

2. Menteri BUMN Baru: Erick Thohir
Pada bulan Oktober 2019, Presiden Jokowi mengumumkan pergantian menteri BUMN, di mana sebelumnya dijabat oleh Rini Soemarno. Posisi ini kemudian dijabat oleh Erick Thohir yang sebelumnya dikenal sebagai pengusaha sukses dan pernah menjadi pemilik klub sepak bola Inter Milan.

3. Tak Benahi BUMN: Apa Alasannya?
Meskipun Erick Thohir sudah menjabat selama beberapa bulan sebagai Menteri BUMN, tetapi belum ada tindakan konkret yang diambil dalam memperbaiki keadaan dunia usaha BUMN. Hal ini menyebabkan public berteori bahwa Thohir hanya mencari simpati bagi publik dan ingin menjadi Cawapres dalam pemilihan umum mendatang.

4. Masalah Keuangan BUMN
Salah satu masalah yang sangat sering terjadi dalam keadaan BUMN adalah masalah keuangan. Banyak perusahaan milik negara yang mengalami masalah keuangan yang parah dan sulit diperbaiki. Bahkan ada yang harus menyatakan bangkrut seperti misalnya maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air. Perbedaan kepentingan politik dan kepentingan bisnis menghambat BUMN untuk mendapatkan sumber daya yang diperlukan untuk memperbaiki keuangan perusahaan.

5. Kepemimpinan yang Buruk di BUMN
Kepemimpinan yang buruk juga menjadi penyebab tak benahi BUMN. Para pimpinan di perusahaan sering kali diangkat berdasarkan kepentingan politik, tidak memiliki pengalaman yang cukup, serta tidak mampu memimpin dengan baik dan baik dalam memerintah bisnis perusahaan. Akibatnya, BUMN tidak berkinerja baik dan tetap menimbulkan masalah yang sangat berat.

6. Indikasi di Balik Tak Benahi BUMN Erick Thohir
Meskipun Erick Thohir sangat dipercaya sebagai Menteri BUMN, tapi dia mengalami banyak tekanan dari berbagai pihak. Karena pastinya ada kepentingan politik yang lebih besar di belakangnya, jadi dia tidak leluasa dalam melakukan tindakan keras pada perusahaan-perusahaan negara.

7. Goyang Posisi Menteri dalam Pemilihan 2019
Ada spekulasi bahwa alasan tak ada tindakan konkret dari Erick Thohir dalam tak benahi BUMN adalah karena posisinya yang akan diguncangkan untuk dijadikan Cawapres dalam pemilihan umum mendatang. Itu sebabnya, dia memikirkan kepentingan politik dan tidak memikirkan kepentingan BUMN.

8. Pemerintah Butuh Kepemimpinan yang Kuat di BUMN
Pemerintah Indonesia harus menjalankan peran lebih keras dalam memonitor BUMN untuk memastikan bahwa BUMN Indonesia dapat berkembang dengan baik. Pemerintah harus memberikan kebebasan kepada BUMN untuk membuat keputusan bisnis yang diperlukan, mempersingkat waktu proses persetujuan, serta menyelesaikan korupsi dan praktek bisnis tidak terpuji.

9. Contoh Bangsa Lain yang Sukses Mengelola BUMN
Ada beberapa negara yang sukses dalam mengelola BUMN mereka, seperti misalnya China dan Singapura. Mereka tidak hanya memberikan kebebasan kepada perusahaan-perusahaan negara untuk membuat keputusan dan mengelola bisnis secara mandiri, tetapi juga menyediakan dukungan yang cukup bagi BUMN. Contoh ini bisa dijadikan sebagai motivasi bagi Indonesia untuk membuat kebijakan yang lebih baik.

10. Harapan Untuk Masa Depan BUMN Indonesia
Indonesia harus memiliki rencana yang jelas dalam membenahi BUMN dan berbicara secara terbuka tentang topik ini di muka publik. Pemerintah harus lebih bersikap tegas dalam memperbaiki dunia usaha BUMN agar memberikan dampak yang positif bagi pertumbuhan ekonomi negara. Erick Thohir sebagai Menteri BUMN harus memperbaiki tindakannya dan terus berjuang untuk memajukan dunia usaha BUMN Indonesia agar dapat menjadi julukan dalam skala internasional.

Original Post By Dmarket