Senator Jakarta Mendukung Debat Calon Presiden di Kampus, Bukan di Sekolah

Senator Jakarta Mendukung Debat Calon Presiden di Kampus Bukan di

Senat Jakarta Dukung Debat Capres di Kampus, Bukan Sekolah

Senat Jakarta telah mengeluarkan dukungan yang kuat untuk menjadikan kampus sebagai tempat pelaksanaan debat calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Keputusan ini diambil setelah melihat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang melarang debat Pilpres di sekolah-sekolah.

Dalam sebuah pertemuan dengan para anggota Senat pada Jumat (5/3/2021), Ketua Senat Jakarta, Muhammad Zayd Malik, menyatakan bahwa kampus adalah tempat yang ideal untuk melakukan debat Pilpres. Ia menjelaskan bahwa sebagai lembaga pendidikan tinggi, kampus memiliki lingkungan yang kondusif untuk diskusi dan penyampaian argumen secara rasional.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Senat Jakarta mendukung penggunaan kampus sebagai tempat debat Pilpres.

1. Kampus Adalah Tempat Yang Kondusif Untuk Berdiskusi

Kampus adalah tempat yang cocok untuk mendorong debat dan diskusi, terutama dalam konteks Pilpres yang penting bagi negara. Di kampus, para peserta debat dapat berbicara dengan bebas tanpa takut akan pengawasan atau cekcokan oleh pihak lain. Selain itu, kampus menyediakan ruang terbuka yang luas untuk menampung peserta dan pendukung yang ingin melihat debat tersebut.

2. Kampus Menyediakan Sarana Yang Lengkap Untuk Pelaksanaan Debat

Selain tempat yang kondusif, kampus juga menyediakan sarana yang lengkap untuk pelaksanaan debat Pilpres. Kampus memiliki akses yang mudah untuk publik, serta dilengkapi dengan layanan internet dan listrik yang memadai. Hal ini memungkinkan debat dapat disiarkan secara langsung dan dilihat oleh jutaan orang di seluruh Indonesia.

3. Kampus Merepresentasikan Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melarang debat Pilpres di sekolah-sekolah menjadi perhatian semua pihak. Melalui penggunaan kampus sebagai tempat debat Pilpres, Senat Jakarta dapat membantu pemerintah dalam menjaga ketertiban dan kedisiplinan di sekolah-sekolah.

4. Kampus Memiliki Kondisi Lingkungan Yang Lebih Palitif Untuk Debat

Bandingkan dengan sekolah, kampus memiliki lingkungan yang lebih palitif untuk debat Pilpres. Kampus memungkinkan para peserta debat untuk berkumpul di suatu tempat yang kondusif dan nyaman, sehingga mereka dapat fokus pada pembahasan topik yang ada.

5. Kampus Dapat Menampung Banyak Pihak Yang Ikut Berpartisipasi

Sebagai tempat pendidikan tinggi, kampus dapat menampung banyak peserta debat dan dukungan yang ingin hadir. Tak hanya itu, kampus juga dapat menampung media massa, seperti televisi dan surat kabar, yang akan memberikan liputan kepada masyarakat tentang debat Pilpres.

Dengan dukungan yang kuat dari Senat Jakarta, diharapkan debat Pilpres 2024 dapat menjadi ajang yang dinamis dan efektif dalam memaparkan perbedaan pandangan calon presiden. Debat di kampus juga diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi para peserta maupun penonton yang ingin mengetahui pandangan calon presiden dan wakil presiden terhadap berbagai isu yang dihadapi oleh Indonesia saat ini.

Saat ini, Senat Jakarta sedang mempersiapkan proposal formal untuk mendorong pemerintah untuk melaksanakan debat Pilpres di kampus. Diharapkan, kedepannya rencana ini dapat dikembangkan dengan baik serta menjadi tolak ukur bagi pemilihan lainnya kedepannya.

Original Post By Dmarket