Bedah Buku “Bulldozer dari Palestina”

Bedah Buku Bulldozer dari Palestina

Bedah Buku “Buldozer dari Palestina”: Kisah Heroik Seorang Perempuan Palestina

Palestina menjadi salah satu negara yang paling sering menjadi sorotan dunia internasional. Konflik dan kekerasan yang terjadi di sana menjadi perhatian banyak orang di seluruh dunia. Namun, di balik semua kekacauan itu, terdapat kisah haru tentang seorang perempuan Palestina yang menjadi pahlawan bagi bangsanya. Inilah yang diangkat dalam buku “Buldozer dari Palestina” yang ditulis oleh samar Al-Issawi dan diterbitkan pada tahun 2015. Seiring dengan informasi terbaru di tahun ini, berikut ini adalah ulasan lengkap tentang buku ini.

Seperti yang tertera pada judulnya, “Buldozer dari Palestina” mengisahkan tentang seorang perempuan Palestina yang berani melawan kesewenang-wenangan Israel. Perempuan tersebut adalah Rachel Corrie. Rachel lahir pada 10 April 1979 di Olympia, Washington, Amerika Serikat. Ia adalah putri dari Craig dan Cindy Corrie. Sama seperti umumnya orang Amerika pada umumnya, Rachel tumbuh dalam keluarga yang terpapar pemikiran “zionist”. Namun, justru keinginan untuk menjejak di Negeri Suci Palestina ini yang membuatnya menjadi sering mengkritik pemerintahan Israel.

Buku ini mengupas habis keberanian Rachel dalam melawan Israel yang melakukan pemusnahan bangunan-bangunan di kampung halamannya di Palestina. Kata “buldozer” dalam judul buku ini bermakna Rachel melawan dengan cara memblokir buldozer Israel agar tidak merusak bangunan rumah orang Palestina. Ia dilukai dan akhirnya meninggal dunia 17 Maret 2003 dalam konfrontasi ketika ia berusaha menyelamatkan rumah keluarga Yasser Nassrallah di Rafah, Jalur Gaza.

Buku “Buldozer dari Palestina” memiliki banyak nilai dan pengajaran yang dapat diambil dari kisah Rachel. Salah satunya adalah inspirasi bagi perempuan untuk terus berjuang dan melawan ketidakadilan yang terjadi di seluruh dunia. Rachel menjadi simbol perjuangan bagi kaum perempuan di Palestina, bahwa meski seorang perempuan dapat dianggap lemah oleh masyarakatnya, namun jika berjuang dengan penuh semangat, perempuan pun dapat menjadi sosok yang hebat.

Dalam buku ini, juga diinformasikan bahwa gerakan BDS (Boikot, Desinvestasi, dan Sanksi) terhadap Israel, yang merupakan wujud perlawanan damai terhadap kebijakan Israel yang merampas hak bangsa Palestina, juga mulai berkembang di kalangan masyarakat internasional sebagaimana dijelaskan dalam bab “Gerakan Boikot, Desinvestasi, dan Sanksi”. Dalam GERAKAN BDS, ada beberapa hal yang dilakukan untuk membantu perjuangan bangsa Palestina melawan Israel. Diantaranya adalah tidak membeli produk-produk buatan Israel, memilih universitas atau institusi-institusi yang tidak menjalin hubungan dengan Israel, dan memilih turis paket yang tidak meliput Israel.

Buku ini juga membuka mata banyak orang tentang kondisi di Palestina yang sebenarnya. Banyak masyarakat internasional yang masih awam dan belum mengetahui kondisi di sana. Dalam buku ini, Al-Issawi memaparkan dengan jelas tentang pemusnahan bangunan-bangunan di Palestina yang dilakukan oleh Israel, pelanggaran hak asasi manusia, dan segala sesuatu yang dapat membuat empati para pembaca terhadap perjuangan Palestina.

Melalui kisah heroik Rachel Corrie yang disajikan dalam buku ini, dapat memberikan motivasi bagi pembaca untuk selalu berjuang dan melawan ketidakadilan di dunia. Buku “Buldozer dari Palestina” bukan hanya mengisahkan tentang seorang pahlawan perempuan Palestina, tetapi juga sebuah refleksi atas perjuangan bangsa Palestina untuk bisa hidup bebas dari penjajahan Israel.

Demikianlah ulasan singkat mengenai Bedah Buku “Buldozer dari Palestina”. Dengan membaca buku ini, pembaca bisa merasakan dan memahami betapa besar dan kompleksnya konflik di Palestina. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, buku ini memiliki banyak nilai dan pengajaran yang dapat diambil. Oleh karena itu, buku ini sangat layak untuk dibaca tidak hanya bagi mereka yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai kondisi di Palestina, namun juga bagi mereka yang ingin mencari inspirasi dan motivasi untuk berjuang melawan ketidakadilan di dunia.

Original Post By Dmarket