Berita  

Program Pertamina Go Live PADMA, Mentransformasi Pengisian Pesawat Udara melalui Digitalisasi Refuelling Avtur di 6 Depot.

Program Pertamina Go Live PADMA Mentransformasi Pengisian Pesawat Udara melalui

Pertamina Go Live Program PADMA, Digitalisasi Refuelling Avtur untuk 6 Depot Pengisian Pesawat Udara

Pertamina, perusahaan energi terkemuka di Indonesia, baru-baru ini meluncurkan program PADMA yang bertujuan untuk digitalisasi proses pengisian pesawat udara dengan avtur. Program ini akan diterapkan di 6 depot pengisian pesawat udara di seluruh Indonesia. Dengan digitalisasi ini, Pertamina berharap dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam proses pengisian avtur.

Depot pengisian pesawat udara merupakan infrastruktur penting dalam industri penerbangan. Proses pengisian avtur yang cepat dan aman sangatlah krusial untuk memastikan kelancaran penerbangan. Dengan adanya digitalisasi ini, diharapkan proses pengisian avtur dapat dilakukan secara lebih efisien dan akurat.

Salah satu fitur utama dari program PADMA adalah penggunaan teknologi otomatisasi dan sensor yang memungkinkan pengisian avtur dilakukan dengan cepat dan akurat. Proses ini akan mengurangi risiko kesalahan manusia dan memastikan kualitas avtur yang sesuai dengan standar internasional. Selain itu, teknologi ini juga memungkinkan pemantauan langsung terhadap kualitas avtur yang diproduksi dan disimpan di depot pengisian.

Dalam program ini, Pertamina juga bekerja sama dengan pihak terkait seperti maskapai penerbangan, otoritas penerbangan, dan penyedia teknologi. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan memastikan keberhasilan implementasi program PADMA. Dengan melibatkan berbagai pihak terkait, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi keberlanjutan industri penerbangan di Indonesia.

Penggunaan teknologi dalam proses pengisian avtur juga akan memberikan data dan informasi yang lebih akurat tentang penggunaan dan efisiensi bahan bakar. Hal ini sangat penting untuk membantu industri penerbangan dalam mengoptimalkan penggunaan avtur dan mengurangi dampak lingkungan. Dengan adanya data yang lebih terperinci ini, Pertamina akan dapat mengembangkan strategi dan inovasi lebih lanjut untuk meningkatkan efisiensi dalam sektor ini.

Implementasi program PADMA ini juga akan membawa dampak positif bagi keamanan dalam proses pengisian avtur. Dengan adanya teknologi otomatisasi dan sensor yang terhubung dengan sistem keamanan, risiko kebocoran atau kecelakaan dalam proses pengisian dapat diminimalisir. Hal ini akan menjaga keselamatan selama pengisian avtur dan mengurangi risiko kecelakaan yang berpotensi merugikan pihak terkait.

Melalui program PADMA, Pertamina juga berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan bagi maskapai penerbangan. Proses pengisian avtur yang lebih cepat dan efisien akan memungkinkan maskapai untuk membawa lebih banyak penumpang dan kargo dalam jangka waktu yang lebih singkat. Hal ini akan meningkatkan produktivitas dan daya saing maskapai di pasar penerbangan Indonesia yang semakin kompetitif.

Digitalisasi refuelling avtur untuk 6 depot pengisian pesawat udara merupakan langkah inovatif yang diambil oleh Pertamina. Melalui program PADMA ini, diharapkan Indonesia dapat terus maju dalam industri penerbangan dan menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam transportasi udara.

Dengan melihat perkembangan ini, tidak dapat dipungkiri bahwa digitalisasi akan memainkan peran yang semakin penting dalam masa depan industri penerbangan di Indonesia. Pertamina telah menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi terkini guna meningkatkan kualitas layanan dan keberlanjutan industri ini. Program PADMA adalah salah satu contoh nyata bagaimana perusahaan dapat mengambil langkah maju dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam era digital ini.

Original Post By Dmarket