Kunker Kepala Negara ke Kalimantan Timur: Jokowi Meresmikan Pembangunan Bandara IKN dan Gedung Bank Indonesia.

Kunker Kepala Negara ke Kalimantan Timur Jokowi Meresmikan Pembangunan Bandara

Kunker Ke Kaltim: Jokowi Groundbreaking Bandara IKN Hingga Gedung Bank Indonesia

Pada tahun ini, Presiden Joko Widodo melakukan kunker ke Kaltim atau Kalimantan Timur untuk menghadiri sejumlah acara penting. Dalam kunker tersebut, Presiden Jokowi memperoleh kesempatan untuk melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama di beberapa proyek strategis di wilayah tersebut.

Berikut adalah sejumlah acara yang dihadiri oleh Presiden Jokowi dalam Kunker ke Kaltim itu, serta beberapa informasi terbaru pada tahun ini yang bisa kami rangkum untuk Anda.

1. Groundbreaking Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (IKN)

Pertama-tama, Presiden Jokowi melakukan groundbreaking bandara internasional baru di wilayah Kaltim. Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (IKN) adalah proyek strategis yang akan menjadikan Kaltim sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dalam acara groundbreaking tersebut, Presiden Jokowi menegaskan bahwa IKN akan menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta. Bandara tersebut akan memiliki terminal seluas 128 ribu meter persegi dengan kapasitas dapat menampung 12 juta penumpang per tahun.

Proyek ini berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II dan ditargetkan selesai pada tahun 2022. Dengan dibangunnya bandara IKN, diharapkan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah Kaltim dan meningkatkan konektivitas udara di Indonesia.

2. Groundbreaking Pembangunan Jalur Kereta Api Sangatta-Bontang

Selanjutnya, Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan jalur kereta api Sangatta-Bontang sepanjang 136 kilometer. Jalur ini akan menghubungkan dua kota di wilayah Kaltim yang merupakan sentra industri dan pertambangan.

Dalam acara groundbreaking tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pembangunan jalur kereta api ini akan memudahkan transportasi barang dari dan ke wilayah itu, sehingga membantu pertumbuhan ekonomi dan mengurangi biaya logistik.

3. Kunjungan ke Pabrik Semen Bosowa di Kaltim

Tidak hanya melakukan groundbreaking proyek strategis, Presiden Jokowi juga mengunjungi pabrik semen Bosowa di Kaltim. Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau unit pengolahan material mentah seperti batu kapur, tanah liat, pasir besi, dan pasir silika yang digunakan untuk produksi semen.

Presiden Jokowi juga meninjau langsung jalur pengiriman barang di sekitar pabrik yang merupakan jalur kereta api dan jalur pengiriman maritim. Dalam kunjungan tersebut, Presiden menekankan pentingnya pengolahan bahan baku dalam rangka mengoptimalkan industri semen di Indonesia.

4. Inaugurasi Gedung Bank Indonesia Samarinda

Selain meninjau sejumlah proyek strategis di Kaltim, Presiden Jokowi juga menghadiri acara inaugurasi Gedung Bank Indonesia Samarinda. Gedung tersebut akan menjadi markas baru BI wilayah Kaltim yang sebelumnya terintegrasi dengan BI wilayah Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Ia juga menekankan bahwa BI harus memfasilitasi pertumbuhan ekonomi dengan penuh kehati-hatian dengan menjaga stabilitas nilai tukar, inflasi, dan stabilitas sistem keuangan.

5. Upaya Peningkatan Pariwisata di Kaltim

Selain sektor industri dan pertambangan, Pariwisata juga menjadi fokus pembangunan di Kaltim. Hal tersebut direspon positif oleh Presiden Jokowi dengan salah satunya melakukan visiting ke Danau Labuan Cermin di Berau, Kaltim.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden menunjukkan pengaruh yang besar kawasan Danau Labuan Cermin pada perkembangan ekonomi masyarakat lokal. Di dalamnya terdapat jenis ikan tawar (mamam) dan ikan hias yang jadi incaran pengunjung.

Tidak hanya itu saja, dalam upaya peningkatan pariwisata di Kaltim, menurut Gubernur Kaltim Isran Noor bersama PT PLN dan General Electric (GE) merencanakan kawasan Geothermal Ulu Padas sebagai mogelijkheid tenaga listrik untuk mendukung pariwisata di Kaltim.

6. Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara V

Jembatan Kutai Kartanegara V merupakan jembatan penghubung antara Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur dan Muara Bengalon, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan panjang 1.083 meter dan lebar 20,5 meter.

Presiden Jokowi menetapkan target rampung pembangunan jembatan pada tahun 2023. Dalam acara groundbreaking yang dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2021, Presiden Jokowi memaparkan fokus pembangunan jembatan Kutai Kartanegara V adalah untuk meningkatkan konektivitas, serta fasilitas transportasi yang semakin memadai bagi seluruh masyarakat.

7. Perbaikan Jalan Nasional Maumere – Ende

Jalan Nasional Maumere – Ende merupakan jalan yang menghubungkan dua kota di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Jalan ini memiliki panjang kurang lebih 200 km dengan kondisi yang masih perlu diperbaiki.

Presiden Jokowi melalui Kementerian PUPR telah meresmikan jalan nasional Maumere – Ende. Perbaikan di Jalan Nasional ini berfokus pada pengurangan bahaya kecelakaan dengan mengembangkan infrastruktur lalu lintas, seperti penambahan drainase, bahu jalan, dan pembangunan jembatan dan flyover.

8. Uji Coba Kereta Cepat Jakarta – Bandung

Proyek Moda Raya Terpadu (MRT) menjadi fokus pembangunan transportasi yang dijalankan oleh pemerintahan Jokowi. Setelah MRT Jakarta, Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung juga mulai dikerjakan. Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2022.

Presiden Jokowi melakukan uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung pada tanggal 16 Agustus 2021. Presiden turut didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya dan Menteri BUMN Erick Thohir. Uji coba kereta cepat ini merupakan tahap awal dan diharapkan membawa beberapa masukan guna memperbaiki layanan kereta cepat sebelum meningkatkan layanan ke tahap komersial.

9. Dukung Pembangunan Infrastruktur Indonesia Timur

Ke hadapan Kawasan Timur Indonesia, Presiden Jokowi mendorong adanya pembangunan infrastruktur dengan memenuhi ketersediaan listrik dan transportasi, yang diharapkan dapat membuka potensi wilayah Indonesia Timur.

Presiden Jokowi melalui PT PLN merencanakan membangun pembangkit listrik tenaga surya di Maluku dan situasi strategis PLTU di Pulau Sulawesi. Dalam upaya peningkatan Keterhubungan pemukiman di wilayah Sulawesi, ditargetkan adanya pengembangan Pelabuhan Vihara Boha di Sulawesi Utara dan menyiapkan pelabuhan Teluk Tomini di Sulawesi Tengah.

10. Potensi Pertanian Terbesar di Kaltim

Keluarga petani di Mahakam Ulu, Kaltim, alamiah memanfaatkan jenis tanaman khasifikasi sebagai sumber penghidupan. Kurang tanggapan dari pemerintah yang memfasilitasi budi daya menanam buah, sayur dan tanaman malaka lainnya bagi para keluarga tani.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi telah memfasilitasi hal tersebut, yang diharapkan potensi pertanian terbesar di Kaltim dapat optimal timbul. Pihak Kementerian Pertanian (Kementan) bahkan telah menargetkan lajutkan kerja bersama petani khusus di wilayah yang ada di sekitar hutan, bukan untuk membabat hutan, seperti wilayah Morowali Sulteng, Halmahera, Maluku Utara, Papua, serta Kalimantan. Di sana keluarga petani yang juga harus bertahan hidup dengan pemanfaatan hutan, dengan metode terintegrasi mencampurkan budi daya padi, jagung, ubi-ubian dan buah-buahan asal hutan. Dimana petani akan pulang menanam padi ketika hujan, serta menarik dana dari hasil kebun, seperti biji-bijian dan rempah-rempah ketika musim hujan tiba. Dengan adanya program ini, diharapkan potensi pertanian yang besar di Kaltim akan lebih optimal.

Kesimpulan

Itulah beberapa rangkuman kegiatan Presiden Jokowi dalam kunker ke Kaltim di tahun ini. Terdapat sejumlah acara yang dihadiri oleh Presiden Jokowi dalam Kunker ke Kaltim. Pemerintah juga terus berupaya untuk memperbaiki infrastruktur dan mengoptimalkan potensi-potensi wilayah Indonesia Timur. Dengan upaya ini, diharapkan Indonesia dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

Original Post By Dmarket