Meski Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Klaim Tak Akan Terlena

  • Share
Meski Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Klaim Tak Akan Terlena

Dmarket.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus pada USD 4,53 miliar sepanjang Maret 2022. Surplus neraca perdagangan itu dibukukan dari ekspor Indonesia yang sebesar USD 26,5 miliar, sedangkan impornya mencapai USD 21,97 miliar.

Mengenai hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, meskipun surplus neraca perdagangan terus berlanjut, pemerintah akan tetap waspada dan terus responsif dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul.

“Seperti melambatnya laju pemulihan ekonomi Zona Euro akibat perang Rusia- Ukraina, serta penerapan lockdown yang baru saja diterapkan kembali di Tiongkok. Kondisi ini diperkirakan berpengaruh pada performa ekspor ke depan,” jelas dia, Selasa (19/4).

Di sisi lain, kenaikan harga komoditas energi dan bahan pangan juga berpotensi mendorong inflasi global. Harga minyak mentah tercatat terus meningkat, di mana per Maret 2022 naik sebesar 18,58 persen (mtm).

Di saat yang sama, beberapa harga bahan pangan global juga mengalami peningkatan, seperti harga kedelai yang naik 8,91 persen (mtm) dan harga gandum dengan peningkatan sebesar 24,53 persen (mtm).

Oleh kare a itu, guna memitigasi dampak transmisi kenaikan harga komoditas global ke domestik, pemerintah akan terus mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Nasional dalam menjaga stabilitas inflasi.

“Dengan menerapkan strategi 4K, yakni strategi menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif,” pungkas Airlangga.



#Meski #Neraca #Perdagangan #Surplus #Pemerintah #Klaim #Tak #Akan #Terlena

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *