Pedagang Keluhkan Suplai Minyak Goreng Berkurang dari Kesepakatan

  • Share
Pedagang Keluhkan Suplai Minyak Goreng Berkurang dari Kesepakatan

Dmarket.co.id – Pedagang minyak goreng curah di Pasar Kramat Jati, Sidik mengeluhkan adanya kekurangan sebanyak 80 kilogram (kg) dari jumlah 5.000 Kg atau 5 ton. Ia melakukan pemesanan pada minggu lalu dari Apical Group selaku produsen dan PT Rajawali Nusindo, anak usaha BUMN Holding Pangan RNI ID Food selaku distributor.

“Ada kekurangan sebesar 80 kg. Padahal jumlah sebesar itu sangat menguntungkan bagi kami agen maupun pedagang kecil,” kata Sidik kepada wartawan, Selasa (19/4).

Sidik menuturkan jika tangki minyak goreng mengalami kebocoran, mungkin hanya sebesar 10 sampai 20 kg. Namun jika dalam jumlah yang mencapai 80 kg, dirinya pun menyangsikan hal tersebut. “80 kg itu jumlah yang sangat banyak. Buat kita para pedagang tentunya sangat berarti,” keluhnya.

Untuk diketahui, ia mendapatkan suplai minyak goreng dari distributor Holding BUMN Pangan ID Food, melalui anak perusahaannya yakni PT Rajawali Nusindo dalam pemesanannya yang tertera 5.000 kg di surat jalan dari produsen minyak goreng Apical Group, namun kenyataannya berkurang sebanyak 80 kg.

Dia menjelaskan, dihitung dari tangki masuk ke jerigen, dari 5.000 kg masih kurang 80 kg, jadi totalnya 4.920 kg. Menurutnya, hal seperti itu yang merugikan dirinya yang mengumpulkan pedagang untuk beli minyak goreng.

“Mau stabilkan stok dan harga minyak goreng malah dirugikan. Harus ketat pengawasan dan pengawalan minyak goreng saat pengisian ke mobil tangki dari produsen,” tegasnya.



#Pedagang #Keluhkan #Suplai #Minyak #Goreng #Berkurang #dari #Kesepakatan

Sumber : www.jawapos.com

  • Share
Exit mobile version