Tersangka Kasus Kelangkaan Migor Ditetapkan, Harga Akan Normal?

  • Share
Pemerintah Janji Distribusi Minyak Goreng Curah Sampai ke Masyarakat

Dmarket.co.id – Lonjakan harga minyak goreng telah terjadi sejak akhir tahun 2021. Bahkan, sempat terjadi kelangkaan dan harganya sampai kini pun masih tinggi. Sejumlah isu pun beredar bahwa ada dalang dibalik semuanya.

Akhirnya, hal tersebut pun tuntas diketahui dengan pengungkapan tersangka dugaan kasus gratifikasi perizinan ekspor crude palm oil (CPO). Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan ada empat tersangka.

Tiga orang dari pihak swasta, yaitu Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group berinisial SMA, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia inisial MPT dan General Manager PT Musim Mas dengan inisial PT. Lalu, satu orang adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen PLN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana.

Lantas setelah diketahui adanya tindak pidana dalam kasus minyak goreng ini, apakah harga akan kembali normal?

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan mengatakan bahwa hal tersebut dapat terwujud apabila seluruh pihak yang terlibat saling mematuhi aturan dan menjalankannya dengan tepat.

“Ya selama aturan dan policy kebijakan yang diterapkan dan dijalankan sesuai dengan tupoksi masing-masing, jadi tidak melebar kemana-mana, sesuai koridor on the track,” ungkap dia kepada Dmarket.co.id, Selasa (19/4).

Menurutnya, selama ini banyak pihak yang bermain dalam permasalahan minyak goreng ini. Mulai dari produsen sampai dengan distributor yang mengakali minyak goreng curah untuk di-repacking menjadi minyak goreng kemasan.

“Selama ini kan kebijakannya udah salah, implementasinya salah kaprah, jadi carut marut, bahkan tidak selesai harga minyak goreng. Kemungkinan besar akan ada kearah sana (harga normal jika sesuai tupoksi),” tandasnya.



#Tersangka #Kasus #Kelangkaan #Migor #Ditetapkan #Harga #Akan #Normal

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.