Nilai Ekspor dari Pemanfaatan Fasilitas KITE Capai USD 43 Juta

  • Share
alexametrics

Dmarket.co.id – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan potensi ekspor pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di dalam negeri. Hal itu dilakukan melalui fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil Menengah (KITE IKM) kepada UKM.

Ia menuturkan, sektor ini perlu didorong karena mayoritas pelaku usaha Indonesia adalah UMKM. Disampaikan olehnya, fasilitas KITE IKM yang beroperasi pada 2017 ini berkontribusi pada peningkatan ekspor Indonesia.

“Nilai ekspornya mencapai USD 3,1 juta dan di 2021 ini meningkatkan ekspor menjadi USD 43 juta. Ini meningkat berkali-kali lipat,” ungkap dia dalam Media Briefing DJBC, Kamis (2/6).

Dengan peningkatan signifikan tersebut, tentu akan menjadi salah satu sumber baru untuk pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. Jadi nilai ekspor Indonesia akan kembali seperti sebelum masa pandemi Covid-19.

“(Sebelum pandemi) peningkatan ekspor 10 persen, juga mendorong pertumbuhan ekonomi kita yang saat ini makin meningkat, mencapai di atas 4 persen. Harapan kita bisa 5 persen pada 2022 dan 2023 meningkat lebih tinggi,” serunya.

“Selain mendukung ekspor, yang menjadi catatan kita adalah daerah-daerah fasilitas itu juga mendorong pertumbuhan masing-masing. Misalnya Cikarang, Purwakarta, Bogor, Tangerang menyerap tenaga kerja yang masif,” tandas dia.

Untuk diketahui, KITE adalah kebijakan yang memberikan kemudahan berupaa pembebasan Bea Masuk serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Proses impor dan ekspor dimudahkan, seperti prosedur impor yang sederhana pemeriksaan fisik secara selektif penangguhan ketentuan pembatasan impor, kemudahan proses impor dengan disediakan aplikasi khusus.



#Nilai #Ekspor #dari #Pemanfaatan #Fasilitas #KITE #Capai #USD #Juta

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.