Tips dari Brand Strategist Agar UMKM Tak Kalah di Saing di Era Digital

  • Share
Tips dari Brand Strategist Agar UMKM Tak Kalah di Saing di Era Digital

Dmarket.co.id – Pemanfaatan platform digital yang efektif diyakini dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Oleh karenanya, pelaku UMKM didorong untuk memiliki kesadaran mengenai urgensi dan mengetahui cara memanfaatkan platform digital yang efektif.

Brand strategist sekaligus content creator Agatha Oktavina pun berbagi ilmu mengenai cara membuat konten produk dan pemasaran yang efektif di media sosial, sehingga dapat menarik minat calon konsumen. Agatha menjelaskan, pelaku UMKM harus memperhatikan sejumlah faktor.

Diantaranya yaitu memahami karakteristik produk, menciptakan nilai tambah yang akan diperoleh konsumen, serta menentukan target pembeli. Perhatikan pula keunggulan dalam melakukan promosi di platform digital, serta pilih platform digital yang sesuai target untuk mempromosikan produk.

Para pelaku UMKM dituntut konsisten dalam memproduksi konten produknya dengan menerapkan review and trial error. “Terpenting, ialah teman-teman harus bisa menyiasati konten yang akan dipublikasikan sesuai dengan target yang sudah ditentukan,” kata Agatha dalam Coaching Clinic Jamkrindopreneur dengan tema ‘Transformasi Digitalisasi UMKM Naik Kelas’.

Sekretaris Perusahaan Abdul Bari PT Jaminan Kredit Indonesia (PT Jamkrindo) mengatakan, pelatihan ini diadakan dalam rangka menyambut HUT ke-52 perseroan. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap target pemerintah untuk membawa 30 juta pelaku UMKM masuk ke dalam ekosistem digital pada 2024.

“Pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian Jamkrindo untuk para UMKM. Kami harapkan kegiatan ini bermanfaat bagi para peserta dalam mengembangkan bisnis serta meningkatkan kapabilitas dan produktivitas mereka kedepannya sehingga bisa naik kelas,” ujar Abdul Bari dalam siaran pers, Rabu (29/6).

Salah seorang peserta yang merupakan pelaku UMKM dari Sulawesi Selatan, Hariyanti menyatakan bahwa ia mendapatkan banyak manfaat dari pendampingan yang dilakukan Jamkrindo selama ini. Dampak positif yang secara langsung ia rasakan adalah pertumbuhan bisnis yang signifikan.

“Dengan fasilitas binaan Jamkrindo, kami rajin mengikuti berbagai kegiatan sehingga mendapatkan kepercayaan dari perusahaan luar negeri. Perusahaan kami bertumbuh dengan baik,” kata Hariyanti.

Penjaminan KUR Naik 65 Persen

Sebagai perusahaan penjaminan kredit, selain memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, Jamkrindo juga menyediakan layanan penjaminan kredit KUR yang inovatif, kompetitif dengan pelayanan profesional, efektif dan efisien secara berkelanjutan. Hingga Mei 2022, Jamkrindo telah merealisasikan volume penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 82,6 triliun atau naik 65 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy), dengan jumlah UMKM yang dijamin sebanyak 1,84 juta UMKM.

Untuk penjaminan Kredit Modal Kerja (KMK) dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sejak program tersebut diluncurkan pada Juli 2020, Jamkrindo telah mencatatkan penjaminan senilai Rp 17,88 triliun. Sementara itu, anak usaha Jamkrindo yakni PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamsyar) mencatatkan penjaminan sebesar Rp 8,34 triliun.



#Tips #dari #Brand #Strategist #Agar #UMKM #Tak #Kalah #Saing #Era #Digital

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.