Rontok Imbas Harga Komoditas Anjlok, IHSG Diramal Rebound Akhir Pekan

  • Share
Jawapos TV

Dmarket.co.id – Pasar modal Indonesia belum bangkit dari zona merah. Sikap hawkish The Federal Reserve (The Fed) dan hasil inflasi Indonesia menjadi sentimen negatif. Meski demikian, analis memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) rebound pada akhir pekan nanti.

Baru sekitar sejam perdagangan dibuka kemarin (4/7), IHSG anjlok 3,2 persen ke level 6.565,24. Perlahan, indeks mulai bergerak naik hingga sesi pertama ditutup di 6.622,45.

Memasuki sesi kedua, kenaikan IHSG sangat terbatas. Hingga akhir perdagangan, indeks finis di posisi 6.639,17. Turun 155,16 poin atau 2,28 persen day-to-day (DtD). Direktur Ekuator Swarna Investama Hans Kwee mengungkapkan, investor khawatir karena The Fed terus menaikkan suku bunga secara agresif.

Ditambah, adanya rilis data-data perlambatan ekonomi yang keluar pada akhir pekan lalu. Misalnya, Biro Analis Ekonomi (BEA) yang melaporkan bahwa produk domestik bruto (PDB) terkontraksi 1,6 persen year-on-year (YoY).

Perlambatan ekonomi tersebut mendorong harga sejumlah komoditas terkoreksi. Kondisi itu tidak terlalu bagus untuk IHSG. Sebab, perekonomian Indonesia disokong kenaikan harga komoditas.

“Alhasil, berbagai koreksi dari harga komoditas itu mengakibatkan harga saham dalam negeri ikut terkoreksi,” kata Hans.



#Rontok #Imbas #Harga #Komoditas #Anjlok #IHSG #Diramal #Rebound #Akhir #Pekan

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.