Disuntik PMN, BUMN Dituntut Layani Masyarakat dan Setorkan Dividen

  • Share
Disuntik PMN, BUMN Dituntut Layani Masyarakat dan Setorkan Dividen

Dmarket.co.id – Sepuluh BUMN mendapat suntikan dana dari pemerintah berupa penyertaan modal negara (PMN) pada tahun mendatang. Dengan mendapat pertambahan modal itu, perusahaan pelat merah diminta tetap bisa melayani publik, tanpa melupakan kewajiban untuk menyetorkan dividen kepada negara.

Pakar ekonomi pembangunan Universitas Gadjah Mada (UGM) Poppy Sulistyaning Winanti menilai, tambahan PMN untuk BUMN merupakan bentuk dukungan negara terhadap perusahaan pelat merah. Selama ini BUMN banyak mengemban peran kepanjangan tangan negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, BUMN juga mempunyai tugas untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

“Sejatinya tugas untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional dilakukan oleh negara. Namun, negara bisa mendelegasikan kewajiban itu pada BUMN,” ujar Poppy Sulistyaning Winanti kepada wartawan, Kamis (7/7).

Adapun BUMN yang mendapat PMN tahun depan adalah PT PLN, PT LEN, ID Food (Rajawali Nusantara Indonesia), PT Hutama Karya, dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Aviata). Kemudian terdapat juga PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, PT Kereta Api Indonesia, PT Reasuransi Indonesia Utama, Perum DAMRI, dan AirNav.

Lebih jauh Poppy mengatakan, Pemerintah memberikan tambahan PMN untuk memastikan BUMN dalam kondisi sehat. Jika BUMN sehat, maka tugas Negara untuk menjaga perekonomian nasional dan memberikan pelayanan berkesinambungan kepada masyarakat.

“BUMN tugasnya berat. Mereka dituntut bekerja profesional untuk mendapatkan keuntungan. Di sisi lain, mereka memiliki bertanggung jawab untuk melayani masyarakat sebagai kepanjangan tangan negara,” ujarnya.

Meski mendapat dukungan dari negara, BUMN harus dikelola secara prudent. BUMN harus bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa dukungan yang diberikan negara dapat dimanfaatkan secara optimal. Sehingga, BUMN bisa tumbuh dan berkembang untuk dapat memberikan kontribusi yang lebih besar kepada negara dalam berupa dividen maupun layanan prima.

Agar memiliki kinerja yang baik, sambung Poppy, dibutuhkan pengawasan langsung terhadap BUMN itu sendiri. Pengawasan itu bisa dilakukan melalui Kementerian BUMN melalui evaluasi rutin melalui komisaris yang menjadi wakil Pemerintah. Selain itu, dibutuhkan juga mekanisme sinergi yang baik dan pengawasan antara BUMN dengan kementerian teknis.

Sebaliknya, jika BUMN tak bisa memberikan kontribusi kepada negara dan masyarakat, Menteri BUMN Erick Thohir dapat disarankan melikuidasi BUMN tersebut. Sementara, jika BUMN itu memiliki peran strategis bagi Negara dan masyarakat, tetapi kinerjanya masih belum sesuai harapan, maka BUMN itu harus diselamatkan dan diawasi kinerjanya lebih ketat lagi.



#Disuntik #PMN #BUMN #Dituntut #Layani #Masyarakat #dan #Setorkan #Dividen

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.