OJK Kaji Bunga Maksimal Pinjol 0,46 Persen, AFPI Keberatan

  • Share
Jawapos TV

Dmarket.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengkaji untuk menetapkan batas maksimal bunga pinjaman fintech peer-to-peer lending alias pinjol. Regulator akan memanggil asosiasi dan para pelaku industri untuk berdiskusi menetapkan besarannya.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) II OJK Moch. Ihsanuddin menuturkan, pihaknya tak akan gegabah menentukan batas maksimal bunga pinjaman. Perlu masukan dari asosiasi dan para pelaku industri pinjol.

OJK telah melakukan riset dengan perhitungan data histori dari platform pinjol. Baik yang konsumtif maupun produktif.

Hasilnya, bunga pinjaman maksimal berkisar 0,4 persen per hari. Sebelumnya, otoritas menentukan bunga maksimal terhadap fintech lending sebesar 0,8 persen per hari.

“Angkanya tidak jauh-jauh dari 0,4 persen. Range antara 0,3 persen sampai 0,46 persen, jadi sekitar itu,” kata Ihsan akhir pekan lalu.

Terpisah, Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah menyatakan, pihaknya berkeberatan atas penetapan batas atas suku bunga saat ini karena lebih banyak disuarakan platform segmen konsumtif. Sebab, dengan segmen borrower yang mayoritas hanya membutuhkan pinjaman bernilai kecil dan bertenor singkat, pemain hanya mendapatkan receh pada setiap penyaluran pinjaman.

Padahal, pelaku usaha fintech masih harus menanggung beban biaya dan menyesuaikan dengan ekosistem pendukung. Misalnya, asuransi, credit scoring, penagihan, dan pengenalan pelanggan secara digital alias E-KYC (electronic know your customer).



#OJK #Kaji #Bunga #Maksimal #Pinjol #Persen #AFPI #Keberatan

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.