Pengenaan Tarif Ojol Baru Mundur, Didorong Sesuai Daya Beli Masyarakat

  • Share
Pengenaan Tarif Ojol Baru Mundur, Didorong Sesuai Daya Beli Masyarakat

Dmarket.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memundurkan pemberlakuan kenaikan tarif dari sebelumnya 10 hari menjadi 25 hari paska Kepmen tersebut ditetapkan pada 4 Agustus 2022 lalu. Penambahan waktu ditujukan agar sosialisasi kepada publik menjadi lebih panjang.

Sebelumnya Kemenhub telah menerapkan tarif baru ojek online (Ojol) sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan (KM) Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.

“Kementerian Perhubungan menetapkan bahwa penyesuaian aplikator terhadap tarif dapat dilakukan paling lambat 25 hari kalender sejak KM tersebut ditetapkan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno, dalam keterangan tertulisnya Senin (15/8).

Mengacu aturan itu, maka bila dihitung berdasarkan waktu penepatan 4 Agustus 2020, maka tarif baru ojol akan efektif berlaku pada 30 Agustus 2022 pukul 00.00.

Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Sri Adiningsih mengungkapkan bahwa sejatinya konsumen keberatan dengan tarif baru ojol tersebut lantaran kenaikannya terlalu tinggi. Banyak pihak juga menilai, kenaikan tarif ojol yang terlalu tinggi akan berdampak pada sendi-sendi perekonomian.

“Dampaknya akan luas, karena ojol sekarang menjadi salah satu sarana perhubungan atau transportasi yang banyak dipakai masyarakat. Mulai dari mengangkut orang, sarana delivery makanan, hingga barang,” kata Sri Adiningsih.

Menurut Sri, kenaikan tarif ojol yang tinggi tersebut terutama akan berdampak pada masyarakat menengah bawah yang memang menjadikan ojol sebagai salah satu moda transportasi utama.

Editor : Mohamad Nur Asikin



#Pengenaan #Tarif #Ojol #Baru #Mundur #Didorong #Sesuai #Daya #Beli #Masyarakat

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.