Merdeka Finansial, Penuhi Kebutuhan Bulanan dari Imbal Hasil Investasi

  • Share
Jawapos TV

Pasangan Samuel-Claudia Targetkan Usia 35 Tahun Raih Financial Independence

Samuel Ray dan Claudia Abednego punya visi kuat. Pasangan suami istri itu bercita-cita merdeka secara finansial pada usia 35 tahun. Artinya, bebas dari utang dan bisa memenuhi kebutuhan bulanan dari imbal hasil investasi. Saat keinginan itu tercapai, bekerja bukan lagi kebutuhan untuk mencari uang. Melainkan keinginan berkarya dan memberi dampak.

SUDAH bekerja selama 11 tahun sebagai karyawan di berbagai perusahaan, Samuel dan Claudia memulai karier dari bawah. Dengan komitmen dan background yang dimiliki, keduanya mengalami peningkatan karier yang cukup pesat sehingga sudah berada di level manajer pada usia 25 tahun. Keduanya saat ini berumur 33 tahun.

”Sejak awal berkarier, gaya hidup hemat sudah kami lakukan. Waktu itu bukan berpikiran untuk financial independence, jadi belum tahu what’s next-nya,” ujar Sam, sapaan Samuel.

Sam dan Clau –panggilan Claudia– juga gemar belajar tentang keuangan. Mereka menemukan gerakan yang disebut Financial Independence, Retire Early (FIRE) pada 2020. Konsepnya, dengan berinvestasi dalam jumlah tertentu, imbal hasilnya mampu menghidupi biaya bulanan. Jadi, seseorang tidak perlu lagi bekerja.

”Untuk mengetahui angka tabungan sehingga bisa financial independence, ada konsep 4% Rule. Gampangnya, pengeluaran bulanan dikali 300. Saat itu, setelah kami hitung, ternyata kami sudah bisa mengumpulkan 60 persennya. Lantas, kami berpikir, ’Oh nggak jauh-jauh banget ini’,” ungkap Sam yang sekarang menjabat senior manager di salah satu perusahaan teknologi di Jakarta.

Bagaimana bisa mengumpulkan tabungan secara signifikan? Dia mengungkapkan, setidaknya ada tiga hal utama untuk bisa mengejar impian merdeka secara finansial. Yakni, menabung, meningkatkan penghasilan, dan belajar investasi.

Bicara soal menabung dan berinvestasi, Sam menyebutkan bahwa dana minimal yang ditabungnya setiap bulan adalah 50 persen dari jumlah penghasilan. ”Pada bulan-bulan tertentu, kami bisa menabung 80 persen dari income,” ungkapnya.

Sam menggarisbawahi, kemampuan menabung seseorang pasti akan berbeda-beda bergantung tingkat penghasilan dan kebutuhan. ”Kami bisa seperti itu (menabung 50 persen dari penghasilan, Red) adalah hasil berkarier selama 11 tahun. Kemudian, saya dan istri sama-sama berada di level manajer. Semakin besar penghasilan, tentu kesempatan menabung lebih banyak juga lebih besar,” paparnya.

Sam dan Clau juga kerap berbagai konten mengenai karier, keluarga, dan keuangan di kanal Instagram @srl789 serta channel YouTube Samuel & Claudia.

Terkait dengan instrumen investasi, Sam dan istri membagi investasi menjadi beberapa macam. Secara garis besar, ada tiga porsi. Perinciannya, 60 persen di reksa dana indeks, 25 persen di peer-to-peer lending, serta sisanya campuran antara deposito, logam mulia, dan kripto. ”Khusus kripto, jumlahnya tidak besar, tidak sampai 1 persen,” jelasnya. ”Saya berinvestasi secara konsisten. Setiap tanggal 25 gaji masuk, tidak cek harga rendah atau tinggi, saya beli terus reksa dana,” lanjutnya.

Dengan komposisi investasi yang dimiliki, Sam menyebutkan bahwa perkiraan imbal hasil investasinya adalah sekitar 7 persen dalam setahun. Saat tabungan sudah mencapai 300 kali pengeluaran bulanan, return 7 persen tersebut dinilai cukup untuk menutup kebutuhan bulanan tanpa harus mengandalkan income.

”Aku belum tahu (kapan tepatnya target tercapai), bisa jadi lebih cepat (dari usia 35 tahun) karena saat ini kami sudah di 80 persen. Apakah tahun ini atau tahun depan sudah tercapai. Setelah itu, kami nggak mungkin tidak berkarya. Manusia, selama hidup, ingin bekerja menghasilkan sesuatu. Nah, cuma mungkin buat kami adalah we move beyond thinking about the money,” tegasnya.



#Merdeka #Finansial #Penuhi #Kebutuhan #Bulanan #dari #Imbal #Hasil #Investasi

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.