Penyaluran KUR di Jatim Tembus Rp 49 Triliun untuk 1,4 Juta Debitur

  • Share
Penyaluran KUR di Jatim Tembus Rp 49 Triliun untuk 1,4 Juta Debitur

Dmarket.co.id – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu dukungan secara finansial untuk berkembang. Karena itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendukung pembiayaan bagi pelaku UMKM.

Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara Kemenkeu Oza Olavia menyatakan, salah satu upayanya adalah penyaluran kredit usaha rakyat dan pembiayaan ultra mikro (UMi). Dua instrumen tersebut diberikan bagi pengusaha yang sulit mengakses pinjaman di lembaga keuangan.

Hingga 2021, KUR yang disalurkan sudah mencapai Rp 284,9 triliun. Dana itu diberikan kepada lebih dari 7,5 juta debitur di Indonesia.

Dana UMi pada periode 2017–2021 sudah menjangkau 5,3 juta pelaku mikro dengan nilai total Rp 18 triliun. “Di Jatim, sudah ada penyaluran KUR Rp 49 triliun untuk 1,4 juta debitur tahun lalu,” ujarnya di sela-sela pembukaan Festival UMKM Kemenkeu Satu Jawa Timur di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jatim I, Juanda, Sidoarjo, Rabu (28/9).

Kepala Perwakilan Kemenkeu Jatim John Hutagaol menjelaskan, dukungan yang dilakukan kepanjangan tangan kementerian datang dari banyak aspek. Misalnya, kebijakan pajak yang dirancang untuk meringankan UMKM.

Yakni, membebaskan beban pajak untuk pelaku usaha dengan omzet di bawah Rp 500 juta per tahun. Pelaku usaha dengan pendapatan di bawah Rp 4,8 miliar hanya dibebankan PPh final 0,5 persen.

Selain itu, DJBC mendirikan klinik ekspor untuk meningkatkan kualitas produk UMKM sesuai dengan standar internasional. “Setiap lembaga di bawah naungan Kemenkeu melakukan peran masing-masing untuk memastikan daya tahan UMKM bisa diandalkan,” kata pria yang menjabat kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jatim I tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, segmen koperasi dan UMKM berkontribusi 57,81 persen untuk produk domestik regional bruto (PDRB) 2021 di Jatim. Angka itu meningkat jika dibandingkan pada 2020 sebesar 57,25 persen.

“Untuk terus memperkuat ekosistem UMKM, memang perlu sinergi antar pemangku kepentingan,” tuturnya.

Karena itu, dia mengapresiasi Kemenkeu Jatim yang menghelat festival untuk 120 UMKM dari Jatim. Khofifah pun berharap nanti lembaga turunan Kemenkeu juga memperhatikan seluruh aspek. Misalnya, sertifikasi halal.

“Masih banyak UMKM yang sulit memperoleh sertifikat halal,” ungkapnya.



#Penyaluran #KUR #Jatim #Tembus #Triliun #untuk #Juta #Debitur

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *