Stok Sulingan Terendah Sejak Mei, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

  • Share
Harga Minyak di Pasar Asia Terkerek, Brent Sentuh USD 113,54 per Barel

Dmarket.co.id – Harga minyak mentah dunia naik 2 persen pada Kamis (13/10). Kenaikan harga minyak ini terjadi imbas persediaan diesel yang rendah menjelang musim dingin dan memicu pembelian.

Mengutip Reuters, Jumat (14/10), minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember naik 2,29 persen atau USD 2,12 menjadi USD 94,57 per barel. Sementara minyak mentah AS naik USD 1,84 atau 2,1 persen menjadi USD 89,11 per barel.

Harga minyak juga didukung oleh penurunan tajam stok sulingan yang datang karena permintaan minyak pemanas diperkirakan meningkat saat musim dingin. Stok sulingan (USOILD=ECI) yang meliputi solar dan minyak pemanas, turun 4,9 juta barel menjadi 106,1 juta barel terendah sejak Mei.

Ini terjadi di tengah lonjakan terhadap proyeksi penyimpanan minyak mentah AS bersama dengan kenaikan stok bensin. Persediaan minyak mentah tumbuh sebesar 9,9 juta barel dalam seminggu hingga 7 Oktober menjadi 439,1 juta barel.

Riset dari ANZ Bank mencatat, pasar mengabaikan peningkatan 10 juta barel persediaan minyak mentah AS pekan lalu dan fokus pada penurunan 4,9 juta barel dalam persediaan sulingan menjelang permintaan pemanasan. Selain itu, harga bergejolak juga dipicu oleh pengurangan produksi minyak OPEC+ dan sanksi minyak Rusia.

Lalu, banyak investor juga khawatir bahwa kenaikan inflasi akan mengurangi permintaan bahan bakar. Badan Energi Internasional memperingatkan ekonomi global mungkin masuk ke dalam resesi.

Harga konsumen AS meningkat lebih dari yang diharapkan bulan lalu dan tekanan inflasi yang terus meningkat. Ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed atau Bank Sentral AS akan kembali menaikkan suku bunga 75 basis poin keempat kalinya, pada November mendatang.

Ini menyebabkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyaknya yang sedikit untuk tahun ini menjadi 1,9 juta barel per hari dan 470.000 barel per hari pada 2023 menjadi 1,7 juta barel per hari. Saat ini, gejolak harga di pasar energi sedang berada di bawah tekanan dollar AS yang telah menguat secara luas, termasuk terhadap mata uang berimbal hasil rendah seperti Yen.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : R. Nurul Fitriana Putri



#Stok #Sulingan #Terendah #Sejak #Mei #Harga #Minyak #Dunia #Naik #Tipis

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *