Kenyataan Hidup Rakyat Indonesia Harus Mengamalkan Pancasila

Kenyataan Hidup Rakyat Indonesia Harus Mengamalkan Pancasila

Pancasila Harus Jadi Kenyataan Hidup Rakyat Indonesia

Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2021 lalu menandai peringatan ke-93 Deklarasi Sumpah Pemuda. Dalam peringatan ini, tema yang diangkat adalah “Indonesia Bersatu Padu Demi Kebangkitan Bangsa”. Tema ini sejalan dengan prinsip dasar Negara Indonesia, yaitu Pancasila sebagai ideologi bangsa. Pancasila menjadi landasan moral yang menegakkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Namun, apakah Pancasila sudah menjadi kenyataan hidup masyarakat Indonesia saat ini? Mari kita lihat dan bahas bersama, agar Pancasila benar-benar menjadi landasan moral bagi kebangkitan bangsa.

1. Kebersamaan dalam Bhinneka Tunggal Ika
Sebagai negara dengan keragaman budaya, etnis, dan agama, kebersamaan dalam Bhinneka Tunggal Ika adalah nilai penting Pancasila. Namun, masih banyak terjadi diskriminasi pada minoritas di Indonesia. Hal ini perlu dicegah melalui aksi-aksi konkret dan penguatan dialog antar etnis dan agama.

2. Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Pancasila menuntut keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, masih banyak kasus tindak kejahatan yang tidak mendapatkan keadilan, seperti korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia. Upaya perbaikan sektor hukum dan pemerintahan harus terus dilakukan untuk menjamin keadilan bagi seluruh rakyat.

3. Ketahanan Nasional dan Keamanan
Ketahanan nasional dan keamanan adalah prinsip penting dalam Pancasila. Hal ini menyangkut keamanan dan kedaulatan Indonesia dalam lingkup nasional dan internasional. Saat ini, Indonesia masih dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk masalah narkoba, terorisme, dan konflik dengan negara tetangga. Penguatan keamanan nasional dan diplomasi internasional yang kuat dapat menghadapi tantangan tersebut.

4. Kesejahteraan Sosial
Kesejahteraan sosial adalah tujuan dari pembangunan nasional yang diarahkan oleh Pancasila. Namun, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan dan mendapatkan akses kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan yang terbatas. Pemerintah perlu memperkuat sistem kesehatan, pendidikan, dan sosial guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

5. Demokrasi Yang Berkualitas
Pancasila menuntut demokrasi yang berkualitas untuk setiap rakyat Indonesia. Namun, saat ini masih banyak permasalahan terkait pembangunan demokrasi di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah penyebaran hoax dan ujaran kebencian, terbatasnya ruang demokrasi, dan kurangnya aksesibilitas partisipasi politik bagi rakyat. Penguatan demokrasi guna memberikan kesempatan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk aktif ikut serta dalam kehidupan politik harus terus menjadi prioritas.

6. Kedaulatan Rakyat
Pancasila menegaskan kedaulatan rakyat sebagai dasar dari kekuasaan negara. Namun, masih ada indikasi keterbatasan kebebasan berpendapat dan hak-hak politik rakyat yang tidak terpenuhi. Penguatan transparansi dan partisipasi publik dalam proses kebijakan harus diupayakan untuk meningkatkan kontrol sosial terhadap kekuasaan negara.

7. Gotong Royong dan Kemandirian
Gotong royong dan kemandirian adalah nilai penting Pancasila dalam mendorong partisipasi aktif rakyat dalam pembangunan. Namun, masih banyak kesenjangan pengembangan yang terjadi antar wilayah. Pengembangan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan secara merata untuk mendorong kemandirian dan kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia.

8. Perlindungan HAM
Perlindungan hak asasi manusia (HAM) menjadi prinsip dasar Pancasila. Namun, masih terjadi pelanggaran HAM di Indonesia, seperti kasus pembatasan kebebasan berekspresi dan penggunaan kekerasan dalam penyelesaian konflik. Pemerintah perlu melakukan tindakan preventif dan restoratif untuk memastikan perlindungan dan pemenuhan HAM bagi seluruh rakyat.

9. Persatuan Indonesia
Persatuan Indonesia menjadi tujuan utama pembangunan negara yang diarahkan oleh Pancasila. Namun, masih terjadi perbedaan pandangan dan paham yang dapat memecah belah persatuan Indonesia. Penguatan dialog antar kelompok, kerja sama sosial, dan pemahaman akan nilai-nilai kebangsaan menjadi kunci dalam memperkokoh persatuan Indonesia.

10. Akhlak Mulia
Akhlak mulia menjadi prinsip penting dalam Pancasila, yang menuntut kebaikan, kejujuran, dan kerja sama dari setiap rakyat Indonesia. Namun, masih banyak tindakan koruptif, intoleransi, dan kekerasan yang merusak akhlak mulia di Indonesia. Penguatan pendidikan karakter dan budaya demokrasi perlu ditingkatkan untuk membentuk masyarakat yang memiliki akhlak mulia.

Kesimpulan
Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia menjadi landasan moral untuk mewujudkan kemerdekaan dan kemajuan Indonesia. Namun, sebagai masyarakat dan bangsa Indonesia, kita harus mengupayakan agar Pancasila benar-benar menjadi kenyataan hidup. Hal ini memerlukan komitmen dan kontribusi aktif dari setiap sektor dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila. Mari bersama-sama menghidupkan dan mengamalkan Pancasila untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia.

Original Post By Dmarket